ANALISIS TEKS BERITA TENTANG PELANGGARAN HAK HIDUP ANAK DALAM KEKERASAN APARAT DI TUAL BERDASARKAN PERSPEKTIF SILA KEDUA PANCASILA SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA

Authors

  • Tiarma Rokasih Sagala Universitas Negeri Medan Author
  • Andini Ridwana Universitas Negeri Medan Author
  • Mirna Putri Aulia Universitas Negeri Medan Author
  • Sari Ramadhani Universitas Negeri Medan Author

Keywords:

teks berita, hak hidup anak, sila kedua Pancasila, pembelajaran Bahasa Indonesia

Abstract

 

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teks berita mengenai pelanggaran hak hidup anak dalam kasus kekerasan aparat di Tual berdasarkan perspektif sila kedua Pancasila serta melihat pemanfaatannya sebagai bahan pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Data diperoleh dari berbagai sumber tertulis seperti teks berita, buku, dan jurnal ilmiah yang berkaitan dengan hak hidup anak serta nilai kemanusiaan dalam Pancasila. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan mengidentifikasi struktur teks berita dan nilai kemanusiaan yang terkandung di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks berita yang dianalisis memiliki struktur lengkap, yaitu judul, teras berita, isi berita, dan penutup. Pemberitaan mengenai kasus kekerasan aparat terhadap anak di Tual menunjukkan adanya pelanggaran terhadap hak hidup anak yang seharusnya dilindungi oleh negara dan masyarakat serta bertentangan dengan nilai kemanusiaan dalam sila kedua Pancasila. Selain itu, teks berita tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembelajaran Bahasa Indonesia karena membantu siswa memahami struktur teks berita sekaligus menumbuhkan kesadaran terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

Downloads

Published

2026-03-31

Issue

Section

Articles

How to Cite

ANALISIS TEKS BERITA TENTANG PELANGGARAN HAK HIDUP ANAK DALAM KEKERASAN APARAT DI TUAL BERDASARKAN PERSPEKTIF SILA KEDUA PANCASILA SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA. (2026). SilaCivic: Jurnal Studi Pancasila Dan Kewarganegaraan, 1(1), 18-26. https://epropublisher.org/index.php/SilaCivic/article/view/30