PEMBELAJARAN IPA YANG TERFRAGMENTASI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP TRANSFER BELAJAR: STUDI LITERATUR PSIKOLOGI KOGNITIF

Authors

  • Rangga Hermawan Hutagalung Universitas Negeri Medan Author
  • Gea Ditha Ramadhani Universitas Negeri Medan Author
  • Arif Hidayat Universitas Negeri Medan Author

Keywords:

pembelajaran IPA terfragmentasi, transfer belajar, psikologi kognitif, SLR, pembelajaran inovatif

Abstract

Pembelajaran IPA sering terfragmentasi, dengan konsep diajarkan secara terpisah tanpa penekanan hubungan antar-materi dan penerapannya di konteks baru, sehingga menghambat transfer belajar—kemampuan siswa mengaplikasikan pengetahuan ke situasi berbeda—sebagaimana dijelaskan dalam psikologi kognitif. Penelitian ini menggunakan Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 10 artikel jurnal relevan dari Google Scholar (2021–2026) berdasarkan kata kunci “Pembelajaran IPA yang Terfragmentasi”. Hasil menunjukkan pendekatan terfragmentasi membatasi pemahaman mendalam dan transfer pengetahuan. Sebaliknya, strategi inovatif seperti media interaktif (video, Pop-Up Book), model berbasis siswa (PjBL, PBL, discovery learning, CRH), pendekatan berdiferensiasi, dan evaluasi teknologi (Kahoot, Quizizz) terbukti meningkatkan motivasi, keterlibatan, berpikir kritis, kreativitas, serta hasil belajar (kognitif, afektif, psikomotorik). Implikasinya, pembelajaran IPA perlu beralih ke pendekatan terintegrasi dan kontekstual guna mengoptimalkan transfer belajar serta mendukung keterampilan abad ke-21.

Downloads

Published

2026-04-26

Issue

Section

Articles

How to Cite

PEMBELAJARAN IPA YANG TERFRAGMENTASI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP TRANSFER BELAJAR: STUDI LITERATUR PSIKOLOGI KOGNITIF. (2026). Jurnal Pendidikan Bangsa, 1(1), 1-8. https://epropublisher.org/index.php/jpb/article/view/7